LILIK SAFRIANA AULIA. BENTUK SENI PERTUNJUKAN WAYANG KULIT DI SANGGAR LESTARI BUDAYA KABUPATEN BENER MERIAH. Banda Aceh : Fakultas KIP Universitas Syiah Kuala, 2019

Abstrak

Abstrak kata kunci : bentuk,seni pertunjukan,wayang kulit penelitian yang berjudul ”bentuk seni pertunjukan wayang kulit di sanggar lestari budaya kabupaten bener meriah” ini mengangkat masalah bagaimana bentuk pertunjukan wayang kulit. disanggar setia budaya kabuten bener meriah pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif , dan jenes penelitiannya diskriptif, lokasi penelitian ini disanggar setia budaya kabuten bener meriah, dan penelitian ini yang menjadi informan yaitu tupardi sebagai ketua sanggar setia budaya, ujang sebagai wiyogo (pemusik) dalam pertunjukan wayang kulit , sukinem selaku sindhen. teknik penggumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian data dan verifikasi. hasil penelitian seni pertunjukan wayang kulit di sanggar lestari budaya, disajikan dalam beberapa acara adat seperti acara pernikahan, acara sunat rasul, memperingati hari-hari besar yaitu

Baca Juga : PERKEMBANGAN SENI PERTUNJUKAN KUDA KEPANG DI SANGGAR SETIA BUDAYA DESA BLANG PAKU KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2012-2018 (Devi Viliani, 2019) ,

Baca Juga : TRANSFORMASI GEUDEU GEUDEU MENJADI SENI PERTUNJUKAN DI TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA (LAINA WAHYUNI, 2019) ,

malam satu suro malam syawal dan hari ulang tahun desa, bentuk penyajian seni wayang kulit memilih unsur pendukung: pemusik, alat musik, kostum dan rias, lagu yang digunakan dalam seni pertunjukan wayang kulit yaitu: gendang, gong, kempul, bonang, ktuk knong, saron penembung, saron barung, saron penerus, saron panacah, gambang kayu, pking, gender, slenthem, busana yang digunakan oleh wiyogo (pemusik). busana y6ang digunakan oleh dalang terdiri dari blangkon, baju jas berwarna hitam, kain sayrung yang sudah dibuat menjadi rok agar mudah digunakan, kain panjang yang diikat dipinggang setelah memakai sarung, sedangkan busana yang digunakan oleh para pemusik adealah baju persaatuan sanggar lestari budaya, dan blangkon. sedangkan sindhen menggunakan pakaian biasa tampa menggunakan kebaya, tatarias yang digunakan sanggat sederhana. musik yang digunakan adalah musik

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan menghubungi email pengarang : liliksafrianaaulia@gmail.com atau dapat mengisi Form LSS di bawah.

Literature Searching Service



Tulisan yang relevan

PERKEMBANGAN KESENIAN WAYANG KULIT DI DESA BLANG PAKU KABUPATEN BENER MERIAH (1935-2012) (Rapita Aprilia, 2014) ,

BENTUK PENYAJIAN TARI MUNALO DI KABUPATEN BENER MERIAH (Rika yanti, 2015) ,

PUSAT SENI BUDAYA TAPAKTUAN TEMA : LOCALITY (Murdiana, 2017) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi