Nurul Alfiyani. UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL SABUT DAN TEMPURUNG U GROH (COCOS NUCIFERA L.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS. Banda Aceh : Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala, 2020

Abstrak

Abstrak uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol sabut dan tempurung u groh (cocos nucifera l.) terhadap bakteri escherichia coli dan staphylococcus aureus telah dilakukan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol sabut dan tempurung u groh dalam menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. ekstrak diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol yang telah didestilasi. hasil karakterisasi simplisia sabut dan tempurung u groh diperoleh kadar air sebesar 9,4% dan 8,5%, kadar sari larut air 20% dan 29,36%, kadar sari larut etanol 25,7% dan 18,24% dan kadar abu total 5,3% dan 8%, sedangkan ekstrak etanol sabut dan tempurung u groh diperoleh kadar air sebesar 14,13% dan 13,56%, kadar sari larut air 69,64% dan 74,62%, kadar sari larut etanol 70,47% dan 76,28% dan kadar abu total 5,56% dan 6,5%. hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa kedua ekstrak mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin. pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode sumuran dengan variasi konsentrasi

Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBUTAN ACEH (NEPHELIUM LAPPACEUM L.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Nur Irhamni Sabrina, 2018) ,

Baca Juga : UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG TANAMAN GALINGGANG (CASSIA ALATA LINN.) TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICHIA COLI (Syifa Nabilah, 2019) ,

trak yaitu 5; 10; 20 dan 40%. aktivitas tertinggi ekstrak etanol sabut dan tempurung u groh terhadap e. coli dan s. aureus diperoleh pada konsentrasi 40%. aktivitas antibakteri ekstrak sabut dan tempurung u groh lebih besar terhadap s. aureus daripada e. coli, dengan diameter zona hambat sabut dan tempurung pada s. aureus sebesar 13,7 mm dan 13,4 mm, sedangkan e. coli sebesar 11,3 mm dan 11,03 mm. kata kunci: antibakteri, cocos nucifera l., ekstrak etanol, escherichia coli, sabut, staphylococcus aureus, tempurung, u

Tulisan yang relevan

UJI ZONA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BUAH SAWO MANILA (MANILKARA ZAPOTA L) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS (FADHILLAH, 2018) ,

UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL SABUT BUAH PINANG MUDA (ARECA CATECHU L.) TERHADAP PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI, STAPHYLOCOCCUS AUREUS, DAN CANDIDA ALBICANS (Zakia Izzati, 2018) ,

UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN PACAR KUKU (LAWSONIA INERMES) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI METHICILLIN RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MRSA) (Nur Aini, 2019) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi