Isnaini. UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2017

Abstrak

abstrak isnaini. upaya meningkatkan kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah menegah pertama melalui model pembelajaran treffinger. kehidupan sehari-hari siswa seringkali berhadapan dengan masalah yang berkaitan dengan matematika. pemecahanmasalahmerupakansalahsatukompetensi yang menjadifokuspembelajaranmatematika. dalam penyelesaian masalah siswa membutuhkan kreativitas agar dapat mengembangkan imajinasi siswa sehingga dapat menghindari jawaban tunggal dan seragam pada siswa. kreativitas merupakan suatu proses untuk menghasilkan sesuatu yang baru yang dapat diterima sebagai hal yang bermanfaat dan dapat dipertahankan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh penerapan model pembelajaran treffinger terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di smp negeri 16 banda aceh. (2) pengaruh penerapan model pembelajaran treffinger terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa

Baca Juga : KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMPN 18 BANDA ACEH MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (Rosalina, 2015) ,

Baca Juga : PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE (HUSNA, 2014) ,

di smp negeri 16 banda aceh. (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap pembelajaran treffinger dalam pembelajaran matematika. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatifdengan metode eksperimen. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas vii smp negeri 16 banda aceh dan menjadi subjek penelitian terpilih vii2 sebagai kelas eksperimen. instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk soal uraian berjumlah 3 butir soal, dengan nilai reliabilitas sebesar 0,592. hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) nilai rata-rata selisih pretest dan postest kemampuan berpikir kreatif adalah 15,67 dengan nilai standar deviasinya 18,97. berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai thitung = 4,523 dan nilai ttabel=2,04, berarti h1 diterima. sehingga disimpulkanterdapat pengaruh penerapan model pembelajaran treffinger terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di smp negeri 16 banda aceh. (2) nilai rata-rata selisih pretest dan postest kemampuan pemecahan masalah adalah 12,07 dengan nilai standar deviasinya 7,35. berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai thitung = 8,989 dan nilai ttabel=2,04, berarti h2 diterima. sehingga disimpulkanterdapat pengaruh penerapan model pembelajaran treffinger terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di smp negeri 16 banda aceh. (3) siswa kelas vii-2 smp negeri 16 banda aceh memberikan respon positif terhadap model pembelajaran treffinger. kata kunci: model pembelajarantreffinger, kemampuan berpikir kreatif, dan kemampuan pemecahan

Tulisan yang relevan

TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER PADA MATERI SEGIEMPAT DI KELAS VII SMP NEGERI 16 BANDACEH (Siti Sara, 2018) ,

KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN MOTIVASI SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) (HILDA RESTINA, 2018) ,

HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL POLYA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH (ANGGUN SUCI SYAFITRI, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi