AGUS PURNAMA SARI. DIAGNOSIS KESULITAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN DI KELAS VIII MTsN MODEL BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2012/2013. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2013

Abstrak

Pemecahan masalah merupakan bagian dari kurikulum matematika yang sangat penting, karena dalam proses pembelajaran maupun penyelesaian masalah tersebut, siswa dimungkinkan memperoleh pengalaman menggunakan pengetahuan serta keterampilan yang sudah dimiliki untuk diterapkan pada pemecahan masalah yang tidak rutin. namun hal tersebut dianggap bagian yang paling sulit dalam mempelajarinya maupun bagi guru dalam mengerjakannya. oleh karena itu, diperlukan suatu cara untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam memecahkan masalah tersebut. salah satunya adalah dengan diagnosis. diagnosis adalah suatu cara atau metode untuk menemukan suatu kelemahan/penyakit seseorang yang dapat dilihat dari gejala-gejala yang tampak, dari gejala-gejala yang tampak tersebut dapat diramalkan alternatif pemecahannya. berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian dengan fokus masalah, mengetahui jenis-jenis kesulitan dan untuk mengetahui faktor faktor yang menyebabkan kesulitan yang dialami siswa kelas viii

Baca Juga : DIAGNOSIS KESULITAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATERI ALJABAR DI KELAS VIII SMPN 1 BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2015/2016 (Putri Inda Sari, 2016) ,

Baca Juga : PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTSN MODEL BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2014/2015 (SRI YULIANI, 2015) ,

mtsn model banda aceh dalam memecahkan masalah matematika pada materi lingkaran sehingga dengan diketahuinya kesulitan-kesulitan dan faktor-faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa maka lebih lanjut dicarikan alternatif untuk mengatasinya. data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui tes tertulis dan dilanjutkan dengan wawancara pada subjek penelitian. subjek penelitian ini adalah siswa kelas viii-9 mtsn model banda aceh yang berjumlah 36 orang. dari hasil tes tertulis para siswa dibagi menjadi 3 kategori, yakni kelompok tinggi, kelompok sedang, dan kelompok rendah. berdasarkan dari hasil analisis data bahwa dari 6 orang siswa yang dijadikan subjek penelitian diperoleh: (1) kesulitan dalam menggunakan konsep, kesulitan dalam menggunakan prinsip, dan kesulitan dalam bentuk verbal. (2) faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa antara lain: (a) materi yang sulit dipahami; (b) kemampuan siswa yang rendah; (c) kurangnya latihan dalam menjawab soal; dan (d) metode penyampaian materi yang kurang sesuai. adapun alternatif untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memecahkan masalah lingkaran yaitu pengajaran remedial, penguatan, latihan-latihan dan diskusi kelompok.

Tulisan yang relevan

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATERI LINGKARAN KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 RANTO PEUREULAK (Safaruddin, 2014) ,

MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING PADA MATERI LINGKARAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH (MUHAMMAD ERFANSYAH, 2016) ,

PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI PRISMA DAN LIMAS DI KELAS VIII-6 MTSN MODEL BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2015/2016 (Rahmi Keumalasari, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi